ROADSHOW PENDEWASAAN USIA PERKAWINAN (PUP)

Semakin tingginya angka pernikahan dini yang diikuti dengan persalinan di usia remaja dan semakin tingginya kasus kehamilan yang tidak dikehendaki menjadi perhatian BPPM DIY dan menjadi latar belakang untuk melaksanakan kegiatan Roadshow Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP).Di Kecamatan Godean Roadshow dilaksanakan pada hari Kamis, tanggal 9 Maret 2017 diawali talkshow dengan sasaran peserta remaja usia 16- 24 tahun meliputi perwakilan sekolah, organisasi sosial keagamaan/kemasyarakatan serta dihadiri oleh pimpinan instansi/lembaga/tokoh masyarakat/tokoh agama tingkat kecamatan dan desa. Roadshow dilaksanakan dengan tujuan untuk menurunkan angka pernikahan dini, menurunkan jumlah PUS dengan usia istri dibawah 20 tahun, meningkatkan pemahaman remaja tentang PUP, meningkatkan komitmen remaja dalam upaya PUP dan meningkatkan dukungan dan komitmen stakeholder dalam upaya PUP. Continue reading

Penderita DB Meningkat, Wakil Bupati Sleman Ajak Galakkan PSN dan Jumantik

Tim Kelompok Kerja Operasional Demam Berdarah Dengue (Pokjanal) DBD Kabupaten Sleman beserta Tim Pokjanal DBD Kecamatan Godean pada Jumat, 10 Maret 2016  melaksanakan monitoring jentik di wilayah Dusun Senuko, Desa Sidoagung, Kecamatan Godean. Wakil Bupati Sleman Dra.Hj. Sri Muslimatun, M.Kes berserta Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman dr.Nurulhayah, M.Kes turut hadir dalam kegiatan ini.

Berdasarkan data yang diperolehdari Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, terdapat 126 kasus DBD dan Kecamatan Godean menempati posisi nomor dua dengan penderita DBD paling banyak se-kabupaten Sleman. Dilaporkan pula bahwa pada tahun 2016 terdapat 520 orang terjangkit DBD dan 9 orang meninggal dunia di wilayah Kabupaten Sleman. Bahkan berdasarkan data, 50% anggaran dari jamkesda digunakan untuk membiayai kasus DBD yang rawat inap di RS.

Hal inilah yang kemudian menjadi keprihatinan bersama. Oleh karena itu Wakil Bupati Sleman menghimbau Pemberantasan Sarang Nyamuk dan Jumantik digalakkan ke desa-desa. Beliau menyampaikan bahwa cara efektif untuk mencegah DBD adalah gerakan 3M dan meningkatkan PHBS. Adapun fogging bukan cara efektif menanggulangi DBD.Dalam pelaksanaan monitoring jentik di Dusun Senuko, Desa Sidoagung, diperoleh data bahwa dari 166 rumah yang dimonitor, 23 positif terdapat jentik, dengan Angka Bebas Jentik : 86,14%.

Harapannya Gerakan PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk) dan Gerakan Jumat Bersih (GJB ) diharapkan dapat mengurangi jumlah korban DBD di Dusun Senuko, selain itu juga untuk menanamkan kesadaran masyarakat akan arti pentingnya kebersihan dan kepeduliannya pada lingkungan.

Minggu tanggal 26 Februari 2017 dilaksanakan intensifikasi pembayaran PBB P2 di Dusun Berjo Kidul, Desa Sidoluhur, Kecamatan Godean. Kegiatan dimulai pukul 10.00 WIB dan melibatkan ketua RT serta Ketua RW setempat bertempat di Balai Pertemuan Padukuhan yang dimaksudkan untuk memberikan kemudahan pelayanan pembayaran PBB kepada masyarakat.
Walaupun dilaksanakan pada hari libur namun tidak mengurangi semangat tim Satgas Desa dan Satgas Kecamatan dalam memberikan pelayanan. Antusiasme warga masyarakat juga dapat dilihat dari hasil kegiatan yaitu masuk 262 SPPT dengan jumlah uang Rp. 10.244.411,-

Kampanye Hari Peduli Sampah Nasional 2017

Kampanye Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2017 adalah sebuah kegiatan mengajak segenap pemangku kepentingan baik individu, pemerintah maupun kelompok masyarakat, komunitas dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) untuk berpartisipasi menunjukkan kepeduliannya dalam beragam aktivitas mengelola sampah. Tema besar Peringatan HPSN tanggal 21 Februari 2017 adalah “Melaksanakan Pengelolaan Sampah Terintegrasi dari Gunung, Kota, Pantai hingga Laut untuk mewujudkan Indonesia Bersih Sampah 2020.

Sebagai bentuk peran serta  Kampanye HPSN tersebut, karyawan/wati Kecamatan Godean melakukan kerja bakti bersih-bersih di lingkungan kantor pada hari Jum’at tanggal 24 Februari 2017. Kerja bakti serupa sudah rutin dilakukan di lingkungan kantor Kecamatan Godean, namun kali ini cakupannya lebih luas hingga ke bagian atas bangunan.

Terciptanya lingkungan kantor yang bersih diharapkan dapat meningkatkan semangat seluruh karyawan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Pelaksanaaan Musrenbang Kabupaten tahun 2017 di Kecamatan Godean

Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Sleman di Kecamatan Godean telah digelar pada Rabu, 1 Februari 2017 lalu, yang bertempat di Ruang Rapat Kecamatan Godean. Kegiatan dimulai pada Pukul 09.00 WIB dengan dihadiri oleh Muspika, perwakilan desa, perwakilan UPTD  di Kecamatan Godean, Ketua Kelompok Organisasi Masyarakat, serta tokoh masyarakat. Acara dibuka oleh Camat Godean, kemudian dilanjutkan dengan sambutan-sambutan oleh Anggota DPRD Bapak Sofyan Darmawan dan Perwakilan Bappeda Kabupaten Sleman serta diskusi dan perumusan usulan kegiatan.

Musrenbang Kecamatan ini merupakan forum yang penting karena merupakan forum yang bertujuan untuk menjaring usulan masyarakat. Dimana usulan tersebut akan menjadi bahan dalam perumusan Renja SKPD dan RKPD Kabupaten Sleman Tahun 2018. Sehingga masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk dapat memasukkan usulan dalam pembangunan desa. Selain itu,  diharapkan partisipasi warga masyarakat untuk bersama-sama merumuskan prioritas pembangunan di wilayah kecamatan yang nantinya akan diusulkan melalui Musrenbang Kabupaten.

Disampaikan pula bahwa besaran Pagu Usulan Partisipasi Masyarakat (PUPM) tahun 2018 untuk per Kecamatan terbatas, berkisar antara 1-2 miliar. Sedangkan untuk Kecamatan Godean nilai PUPM untuk tahun 2018 sebesar 2.516.000.000. PUPM sendiri adalah jumlah dana untuk perencanaan pembangunan daerah tahun yang akan datang yang dialokasikan di setiap kecamatan, dimana usulan jenis program dan kegiatannya akan dibahas pada saat pelaksanaan Musrenbang Kecamatan. Dengan terbatasnya dana PUPM Kecamatan diharapkan untuk dapat selektif dalam menyusun prioritas pembangunan yang akan diusulkan.

Mencermati usulan Musrenbang yang dibahas pada Musrenbang Kecamatan lalu, bahwa kegiatan non fisik yang diusulkan melalui PUPM di Kecamatan Godean masih kurang dari 20%. Sesuai Juknis PUPM kegiatan non fisik minimal 20% dari total anggran PUPM , sementara sisanya diperuntukkan bagi kegiatan fisik. Oleh karena itu akan dilaksanakan pencermatan usulan prioritas kembali mengingat banyak kegiatan non fisik yang belum bisa terakomodir dalam rekapan usulan prioritas program kegiatan tahun 2018 di Kecamatan Godean