Legalisasi Turun Waris

a.Surat Pernyataan / Keterangan  warisan telah ditanda tangani oleh semua ahli waris dan dua orang saksi, dan diketahui oleh Kepala Desa serta cap  (sesuai domisili almarhum yang meninggal dunia ).

b.Surat Pembagian Warisan (bagi ahli waris lebih dari satu) telah ditanda tangani oleh semua ahli waris, dua orang saksi dan diketahui Kepala Desa serta cap (sesuai letak tanah).

c.Surat Pernyataan Kepemilikan tanah yang telah ditanda tangani oleh  semua ahli waris, dua orang saksi  dan diketahui Kepala Desa serta cap (sesuai letak tanah)

d.Surat Pernyataan Kerelaan yang  telah ditanda tangani oleh ahli waris yang tidak menerima bagian, diketahui Kepala Desa,serta cap (sesuai letak tanah)

e.Masing-masing surat pernyataan nomor, 1, 2, 3, dan 4 lembar pertama bermaterai Rp 6.000,- (enam ribu rupiah)

f. Menunjukkan bukti kepemilikan tanah : Sertifikat Tanah/Letter C/Model D

g.Melarmpirkan surat kematian atau akte kematian.

h.Melampirkan foto copy KTP ahli waris dan foto copy KTP dua orang saksi.

i. SPPT Pajak Bumi Bangunan dan pelunasannya pada tahun yang bersangkutan.

j.Setelah dilakukan penelitian berkas dan dinyatakan lengkap oleh petugas selanjutnya dilakukan registrasi kedalam buku register Surat Keterangan Warisan, dimintakan paraf pada Kepala seksi i Pemerintahan kemudiaan dimintakan tanda tangan Camat serta cap Kecamatan .

k. Setelah surat tersebut ditanda  tangani Camat dan cap Kecamatan , untuk difoto copy 1 ( satu ) kali sebagai arsip Kecamatan.

l.  Waktu penyelesian 1 hari.


Leave a Reply